Dampak serta peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam era digital
Penulis : Muhammad Rio Arya Pratama – Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang

Teknologi informasi adalah salah satu teknologi yang mengalami perkembangan pesat. Pada zaman sekarang, hampir semua kebutuhan menggunakan teknologi informasi dalam aspek kehidupan manusia sehari – hari. Perkembangan teknologi yang canggih dan sistem yang menggunakan komputer sangat diperlukan dalam bidang – bidang tertentu, seperti untuk instansi perusahaan, pemerintahan sebuah negara, dan kebutuhan masing – masing manusia. Salah satu perkembangan teknologi informasi tersebut ialah artificial intelligence atau yang disingkat disebut AI. Pada mulanya, artificial intelligence dirilis dan berkembang di luar negeri, dan dikenal baru dalam beberapa tahun silam di Indonesia.
Salah satu faktor yang menyebabkan perkembangan AI di Indonesia yaitu jumlah penduduk yang menggunakan internet, dan seperti yang kita ketahui, di Indonesia terdapat 70% populasi yang menggunakan Internet. Menurut data, organisasi di Indonesia yang menggunakan teknologi AI sebanyak 24,6%. Pada tahun 2020 lalu, Microsoft dan IDC Asia/Pacific melakukan studi tentang penggunaan AI di negara kawasan Asia Pasifik (APAC). Survei dilakukan pada 112 pemimpin bisnis dan 101 karyawan di Indonesia, hasil yang diraih ialah 14%, karena banyak pekerja di Indonesia yang memandang skeptis terhadap AI.
Teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) saat ini membantu banyak dalam kehidupan manusia. Selain itu AI telah menjadi salah satu pendorong utama dalam perkembangan teknologi. AI memiliki potensi yang luar biasa untuk mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar kita. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga sering berinteraksi dengan AI melalui asisten virtual seperti Siri, Alexa, dan Google Assistant. Mereka membantu kita mencari informasi, mengatur jadwal, memutar musik, dan banyak lagi. Keberadaan AI ini membuat hidup kita lebih nyaman dan efisien.
Perkembangan teknologi AI yang semakin pesat membuat kita semakin mudah dalam melakukan berbagai tugas yang sebelumnya sulit atau bahkan tidak mungkin dilakukan oleh manusia. Namun, di balik semua manfaat yang ditawarkan oleh teknologi AI, terdapat juga beberapa tantangan dan pertimbangan yang perlu kita perhatikan. Salah satu isu yang paling mencolok adalah masalah privasi dan keamanan data. AI membutuhkan akses ke data pribadi kita untuk berfungsi dengan baik, namun hal ini juga menimbulkan risiko penyalahgunaan data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Penting bagi kita untuk memiliki regulasi yang tepat guna melindungi privasi dan mengatur penggunaan data secara transparan.
Selain itu, AI telah digunakan dalam bidang pengambilan keputusan dan analisis data. Dengan kemampuan mesin untuk memproses volume data yang besar dan kompleks, AI dapat mengidentifikasi pola dan tren yang tersembunyi. Hal ini memberikan wawasan yang berharga dalam berbagai industri, seperti keuangan, kesehatan, dan pemasaran.
Dampak dalam Masyarakat: Perkembangan teknologi AI memiliki dampak yang signifikan dalam masyarakat. Salah satu dampak utamanya adalah dalam bidang pekerjaan. Beberapa pekerjaan rutin dan berulang dapat digantikan oleh mesin AI, yang dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya, tetapi juga berpotensi mengakibatkan pengangguran. Oleh karena itu, penting untuk mengantisipasi perubahan ini dan mempersiapkan tenaga kerja untuk bekerja secara sinergis dengan teknologi AI.
Oleh karenanya diperlukan adanya regulasi dan kontrol yang ketat terhadap penggunaan AI untuk memastikan dampak positif yang besar dapat diambil sambil menghindari dampak negatif yang mungkin terjadi. Jika hal ini terus berkelanjutan maka akan berdampak besar bagi masyarakat baik dari sisi positif maupun negatifnya.